Corinthians mencontoh barca

agen bola online – Klub asal Brasil, Corinthians ingin menyamai rekor Barcelona juara dua kali di Kejuaraan Dunia Antarklub yang berlangsung di Jepang. Namun sebelum mewujudkan impian itu, Corinthians akan menghadapi Al Ahly di babak semifinal, Rabu (12/12/2012). Meski lebih difavoritkan, mereka juga tidak mau menganggap remeh wakil dari negeri Mesir itu. Corinthians datang ke ajang ini dengan rekor fantastis. Mereka pantas berjalan dengan kepala tegak karena menjadi tim pertama sejak tahun 1978 yang menjuarai Piala Libertadores tanpa terkalahkan. Dalam perjalanannya meraih gelar mereka menang delapan kali dan enam kali imbang. Selain punya rekor bagus, para pemain Corinthians juga punya ambisi yang kuat untuk menjuarai Piala Dunia Antarklub kali ini. Jika juara, nama klub ini akan sejajar dengan klub raksasa asal Spanyol, Barcelona, sebagai klub yang telah dua kali menjuarai turnamen ini. Corinthians terakhir kali menjadi juara pada tahun 2000 silam.

Ditinjau dari kekuatan tim, Corinthians lebih difavoritkan dibanding Al Ahly. Namun, dalam sepak bola selalu saja ada faktor kejutan. Hal inilah yang tidak diinginkan pemain-pemain Corinthians ketika menghadapi Al Ahly. Turnamen tahun 2010 silam setidaknya bisa menjadi pelajaran bagi pemain-pemain Corinthians. Ketika itu tim asal Afrika TP Mazembe dari Republik Demokratik Kongo membuat kejutan dengan menjungkalkan prediksi, mengalahkan juara Libertadores Internacional dengan angka meyakinkan dengan skor 2-0. “Kejutan seperti inilah yang tidak kami inginkan. Kami harus fokus melawan Al Ahly dan tidak memikirkan pertandingan final,” kata pemain belakang Corinthians Alessandro.

Hal senada juga diungkapkan pemain Corinthians lainnya, Paulinho. “Semua orang memberi amanat supaya kami mampu mencapai final dan begitu juga dengan kami sendiri. Dengan segala hormat untuk tim-tim lawan, tentu saja,” ujar Paulinho. Sentimen serupa juga disuarakan Fabio Santos, yang pernah menjuarai ajang serupa bersama Sao Paulo, 2005 silam. “Setelah kekalahan Internacional dari Mazembe, beban menjadi bertambah. Akan menjadi frustrasi kalau sampai kalah di pertandingan pertama,” tegasnya. Tim asal Amerika Selatan sudah tidak pernah lagi memenangi turnamen ini sejak wakil asal Brasil, Internacional kalah dari Barcelona 0-1 di partai final tahun 2006. – agen taruhan bola

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s